Senin, 12 Agustus 2013

Proposal Diklat Profesi KJK Berbasis Kompetensi Per Agustus 2013

LATAR BELAKANG 
Perkembangan dunia usaha di era globalisasi menuntut setiap negara membuka arus masuknya barang dan jasa, investasi, serta sumber daya manusia (SDM) profesional secara luas. Masuknya ketiga arus tersebut akan memungkinkan terjadi penguasaan sebagian sumber daya alam, bisnis retail, usaha bidang konsumsi dan jasa keuangan termasuk keuangan mikro jika SDM kita belum profesional. Koperasi yang selama ini merupakan salah satu pelaku keuangan mikro melalui Koperasi Jasa Keuangan (KJK) baik konvensional maupun syariah, akan sangat dimungkinkan terancam keberadaannya. KJK dalam bentuk Koperasi Kredit, Koperasi Simpan Pinjam/Usaha Simpan Pinjam, KJKS BMT ataupun bentuk lainnya, sudah terbukti sebagai instrumen moneter yang mampu memberdayakan ekonomi rakyat.
Disisi lain, tuntutan penerapan “GOOD COORPORATE GOVERNANCE”  semakin kuat, dimana setiap badan usaha harus mampu menjalankan usahanya secara baik, akuntabel, transparan, adanya perbaikan berkelanjutan dan punya daya saing yang kompetitif. Kesemuanya itu sangat bergantung pada kualitas dan kehandalan SDM pengelola badan usaha tersebut yang harus mampu mengelola usaha secara maksimal dengan peluang maupun ancaman yang ada. Kualitas dan kehandalan SDM tercermin pada kinerja dan profesionalitasnya. SDM berkualitas yang handal tentu sangat dipengaruhi oleh penguasaan bidang kerja apakah telah sesuai dengan standar kompetensi yang ada. Semakin kompeten SDM tersebut pada bidang kerjanya, maka sangat dimungkinkan kinerja dan profesionalitas yang dihasilkan akan semakin sempurna.
Standar Kompetensi Kerja di negara kita telah ditetapkan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia dalam Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) termasuk juga SKKNI bagi SDM pengelola KJK, yaitu melalui Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Nomor KEP.133/MEN/III/2007 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Keuangan Sub Sektor Perantara Keuangan Bidang Koperasi Jasa Keuangan (SKKNI-KJK). SDM Pengelola KJK dinyatakan kompeten bilamana telah memenuhi kriteria dalam Asesmen/Uji Kompetensi yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Namun demikian SDM Pengelola KJK belum dapat secara langsung mengikuti uji kompetensi bila belum memenuhi prasyarat tertentu, diantaranya telah menjalani Diklat Profesi Koperasi yang berbasis kompetensi.
Oleh karena itu, Lembaga Diklat Profesi Koperasi Kusuma Utama (LDP KOPERASI "KU") yang merupakan unit usaha dari Lembaga Kemasyarakatan Kusuma Utama sesuai Akta Notaris Sasmito Raharjo, SH. Nomor 47 Tanggal 11 Desember 2012 yang telah memperoleh Ijin Penyelenggaraan Pelatihan Kerja melalui Surat Keputusan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Semarang Nomor KEP.563/032/2013 Tanggal 7 Januari 2013 dengan Jenis Program Pelatihan Diklat Profesi Koperasi Jasa Keuangan Berbasis Kompetensi, sebagai bentuk kepedulian bersama mengembangkan kinerja dan profesionalitas SDM pengelola KJK, menawarkan Diklat Profesi KJK Berbasis Kompetensi yang dimulai dari Kualifikasi Manajer/Kepala Cabang.
LDP KOPERASI “KU” menawarkan Diklat Profesi KJK Berbasis Kompetensi untuk Kualifikasi Manajer/Kepala Cabang KJK terlebih dahulu, karena mengingat landasan dasar yang terdiri dari :
A. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2012 Tentang Perkoperasian, BAB X Pasal 92 ayat 1, yaitu Pengelolaan kegiatan Koperasi Simpan Pinjam dilakukan oleh Pengurus atau pengelola profesional berdasarkan standar kompetensi, dan ayat 2, yaitu Pengawas dan Pengurus Koperasi Simpan Pinjam harus memenuhi persyaratan standar kompetensi yang diatur dalam Peraturan Menteri.
B.  Peraturan Menteri Negara Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah RI Nomor 19/Per/M.KUKM/XI/2008 Tentang Pedoman Pelaksanaaan Kegiatan Usaha Simpan Pinjam oleh Koperasi, BAB II Pasal 11 ayat 10, yaitu Pengelola wajib memenuhi persyaratan paling sedikit sebagai berikut:
a.  memiliki kemampuan keuangan yang dibuktikan dengan pelatihan simpan pinjam atau pernah magang dalam usaha simpan pinjam yang berwawasan perkoperasian;
b. memiliki tenaga manajerial yang berkualitas baik, yaitu memiliki keahlian dalam pengelolaan usaha simpan pinjam, yang dibuktikan dengan kepemilikan sertifikat standar kompetensi pengelola usaha simpan pinjam.
C.  Peraturan Direksi Nomor 36/PER/LPDB/2010 Bab V Bagian Kedua Pasal 7 ayat 2, yaitu Untuk KSP/USP-KOP/KJKS/UJKS-KOP, diprioritaskan bagi koperasi yang memiliki Tingkat Penilaian Kesehatan minimal “Cukup Sehat” dan/atau yang manajernya telah memiliki Sertifikasi Kompetensi.
D.  Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pedoman Pengelolaan Koperasi Bab II Bagian Kelima Paragraf 4 Pasal 18 ayat 2, yaitu Pengangkatan Pengelola dalam Kontrak Kerja Pengelolaan Koperasi mendasarkan pada pertimbangan profesionalitas dan kompetensi.
Kesemua landasan dasar tersebut telah turut menegaskan pentingnya sikap profesional dan kompetensi dari SDM pengelola KJK guna lebih menjamin keberlangsungan usaha koperasi tersebut khususnya dalam menciptakan rasa kepercayaan anggotanya.
Melalui Diklat Profesi ini diharapkan dapat dijadikan awal untuk mengembangkan lebih jauh lagi kinerja koperasi dengan melibatkan secara aktif SDM pengelola KJK yang telah bersertifikasi kompetensi untuk turut serta menjadi bagian dalam Diklat Profesi KJK Berbasis Kompetensi sebagai Fasilitator dalam Diklat Profesi dan bahkan Asesor dalam Asesmen/Uji Kompetensi. Lebih utama dari semua hal itu adalah bagaimana kita semua dapat berperan aktif dalam memajukan KJK secara terstruktur, ada standarnya dan terus menerus secara berkelanjutan agar siap menghadapi era globalisasi dengan segala macam persaingan, tantangan dan ancamannya terlebih menjelang tahun 2015 dimana pasar tenaga kerja telah dibuka secara luas di wilayah ASEAN.
LDP KOPERASI “KU” juga menawarkan Diklat Profesi untuk Kualifikasi Juru Survey, Juru Tagih, Juru Buku dan Kasir secara khusus untuk calon karyawan KJK. Kualifikasi ini dipandang sebagai ujung tombak perjuangan dalam pengelolaan KJK khususnya bidang pelayanan pada anggota. Selain itu diharapkan calon karyawan tersebut lebih cepat menyesuaikan lingkungan kerjanya sehingga mengurangi kesenjangan kinerja sekaligus menekan labour turn over  yang sering terjadi pada KJK yang sedang berkembang.
Atas perkembangan kebutuhan Diklat, LDP KOPERASI “KU” menawarkan Diklat Profesi untuk Spesialis Pengelola Gadai Syariah yang mengacu dari Unit Kompetensi Melakukan Kontrak Pinjaman/Pembiayaan dan Pengikatan Agunan dengan Kode Unit KJK.SP02.014.01 bagi para calon Pengelola Gadai Syariah baik dari KJK BMT maupun Lembaga Keuangan Bank termasuk Non Bank. Kegiatan Diklat ini dilaksanakan dengan Fasilitator yang telah berpengalaman dalam memberikan materi Gadai Syariah pada Koperasi/BMT dan juga telah memiliki Kompetensi Kualifikasi Manajer/Kepala Cabang KJKS

MAKSUD DAN TUJUAN
Adapun maksud diadakannya Diklat Profesi KJK Berbasis Kompetensi, khususnya Kualifikasi Manajer/Kepala Cabang adalah sebagai berikut :
1.   Memberikan pendidikan dan pelatihan manajemen bagi SDM pengelola KJK agar mempunyai kompetensi sesuai SKKNI-KJK.
2. Mempercepat peningkatkan kualitas SDM Pengelola KJK hingga mempunyai kinerja dan profesionalitas yang tinggi.
3.   Menghantarkan SDM pengelola KJK pada Asesmen/Uji Kompetensi yang diselenggarakan LSP Koperasi.
4.   Meningkatkan penyebaran Diklat Profesi KJK Berbasis Kompetensi.
Sedangkan tujuan diadakannya Diklat Profesi KJK Berbasis Kompetensi, khususnya Kualifikasi Manajer/Kepala Cabang adalah sebagai berikut :
1.  Meningkatkan akses SDM pengelola KJK untuk mengikuti Diklat Profesi KJK Berbasis Kompetensi.
2.  Menyiapkan SDM pengelola KJK yang memiliki kualitas dan kehandalan dengan sikap profesional serta berakhlak mulia guna menghasilkan kinerja yang prima.
3.  Meningkatkan percepatan pelaksanaan sertifikasi SDM Pengelola KJK melalui LSP Koperasi.
4.   Mempercepat penyebaran SDM pengelola KJK yang kompeten di seluruh Indonesia.
5.  Meningkatkan aktivitas LDP KOPERASI “KU” dalam menyelenggarakan Diklat Profesi KJK Berbasis Kompetensi.

MANFAAT
1.   Peserta dapat dipersiapkan sebagai SDM pengelola KJK sesuai kualifikasi kompetensinya yang mengacu pada SKKNI-KJK dan kemudian dipandu untuk mengikuti Asesmen/Uji Kompetensi pada LSP Koperasi.
2.  Peserta dapat memilih untuk dipersiapkan sebagai Fasilitator untuk kemudian mengikuti Uji Kompetensi sesuai Unit Kompentensi yang diminati.
3.   Peserta mengetahui secara lebih mendalam bagaimana kompetensi yang seharusnya dimiliki oleh masing-masing kualifikasi SDM pengelola KJK sehingga mampu meningkatkan kinerja dan profesionalitas dirinya hingga pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas dan daya saing KJK secara menyeluruh dan berkelanjutan.

SASARAN PESERTA
1.  Pengawas, Pengurus, dan SDM pengelola KJK yang belum memiliki Sertifikasi Kompetensi.
2.  Pengawas, Pengawas, dan SDM pengelola KJK yang sudah pernah mengikuti Asesmen/Uji Kompetensi namun belum memenuhi Kualifikasi Kompetensi secara utuh.
3.  Pembina/Mantan Pembina KJK sebagai calon Fasilitator atau Asesor dari unsur Regulator.
4.   Widyaiswara, Pendamping, Instruktur Pelatihan KSP/USP.
5.  Dosen-dosen Koperasi, Akuntansi, Manajemen dan lainnya sebagai calon Fasilitator atau Asesor dari unsur akademisi atau sejenis.
6.  Calon karyawan KJK untuk kualifikasi Juru Survey, Juru Tagih, Juru Buku dan Kasir.
7.  Pengawas, Pengurus, SDM Pengelola KJK/KJKS BMT, Perbankan, dan Lembaga Keuangan non Bank.

PERSYARATAN
A. Mengisi Formulir Pendaftaran Diklat yang harus sudah diterima Sekretariat LDP KOPERASI “KU” selambatnya 1 minggu sebelum pelaksanaan Diklat secara langsung, atau via POS ke alamat Perum Graha Citra Gading Blok A No. 4A Kel.Ngijo Kec.Gunungpati Kota Semarang 50228, ataupun melalui email: ldpkoperasiku@gmail.com atau juga dapat memberitahukan data nama, alamat, pendidikan terakhir, jabatan dan asal kantor/instansinya melalui telepon atau sms ke nomor (024)70013333 atau 081229027889. Termasuk juga dapat dilakukan melalui Fax (024)86457333.

B.  Bukti portofolio / bukti bermutu hasil kerja (3 tahun terakhir – Kualifikasi Manajer/Kepala Cabang dan Fasilitator) yang seharusnya dibawa saat Diklat maupun Asesmen/Uji Kompentensi, diantaranya :
a.   Pas Foto Warna 3 x 4 = 9 lbr (3 lbr : Diklat dan 6 lbr : Asesmen/Uji);
b.   Foto Copy KTP;
c.   Foto Copy Ijazah Pendidikan Terakhir;
d.  Surat Tugas mengikuti Diklat dan Asesmen/Uji yang ditandatangani Pengurus Koperasi atau Pimpinan Kantor;
e.   Foto Copy SK Pengangkatan sebagai Karyawan atau Kepengurusan;
f.    Foto Copy SK sebagai Manajer atau Jabatan Terakhir;
g.   Foto Copy Contoh Kontrak Pinjaman/Pembiayaan;
h.   Foto Copy Contoh Pengikatan Agunan
i.    Foto Copy Sertifikat Pelatihan/Diklat atau Peserta Seminar, Workshop;
j.    Foto Copy Sertifikat Penghargaan sebagai Pembicara dalam Seminar;
k.   Foto Copy Sertifikat atau Keterangan Pengalaman Mengajar;
l.  Foto Copy Laporan tentang Analisa Program Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja, minimal 2 periode;
m.  Foto Copy Laporan Hasil Penilaian Kesehatan, minimal 2 Tahun Buku;
n.   Foto Copy Hasil Negosiasi/Kerjasama dengan Mitra;
o.   Foto Copy Rencana Strategis Periode Berjalan (3 – 5 tahun);
p.  Foto Copy Notulen Rapat Staff atau Dokumentasi Audio Visual lainnya yang berhubungan dengan materi Asesmen/Uji Kompetensi, seperti dokumentasi pelaksanaan Operasional (Notulen Rapat, Bahan Presentasi, Brosur) maupun Pengendalian Intern (Absensi, Opname Kas, Daftar Inventaris dan Penyusutannya);
q. Foto Copy Dokumen Peraturan Internal Koperasi di luar AD/ART, seperti Peraturan Khusus, Keputusan-Keputusan Pengurus atau Manajer, dan ketentuan peraturan lainnya;
r.   Foto Copy Sertifikat atau Kepemilikan Inventaris dan Kantor.

C.  Ketentuan fotocopy ijazah pendidikan terakhir adalah sebagai berikut :
a. Berpendidikan minimal ijazah SLTA/sederajat dan telah berpengalaman dalam pengelolaan KJK minimal 3 tahun yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari koperasi asalnya.
b.  Bagi Peserta yang belum cukup memiliki pengalaman kerja (minimal 1 tahun) dalam pengelolaan KJK, minimal ijazah D3/sederajat dan membawa bukti pengalaman kerja.
c.  Bagi Peserta Kualifikasi Fasilitator minimal berpendidikan Sarjana (S1) dan minimal pengalaman kerja 3 tahun.

D. Ketentuan Khusus untuk kualifikasi Juru Survey, Juru Tagih, Juru Buku, dan Kasir yang harus dibawa adalah sebagai berikut :
a.   Pas Foto Warna 3 x 4 = 3 lbr
b.   Foto Copy KTP;
c.   Foto Copy Ijazah Pendidikan Terakhir (minimal SLTA atau sederajat);
d.   Foto Copy Bukti pendukung lainnya sesuai kualifikasi yang diminati.

E.  Ketentuan Khusus untuk Spesialis Pengelola Gadai Syariah yang harus dibawa adalah sebagai berikut :
a.   Pas Foto Warna 3 x 4 = 3 lbr
b.   Foto Copy KTP;
c.   Foto Copy Ijazah Pendidikan Terakhir (minimal SLTA atau sederajat);
d.   Surat Tugas mengikuti Diklat yang ditandatangani Pengurus Koperasi atau Pimpinan Kantor;

FASILITATOR
Kegiatan Diklat ini didukung oleh para Fasilitator LDP KOPERASI “KU” atau Asesor bersertifikat kompetensi yang berasal dari Pembina, Praktisi, dan Akademisi sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan Diklat dan setiap peserta dapat dipandu dan didampingi secara maksimal dalam mengikuti Asesmen/Uji Kompetensi pada LSP Koperasi.
Adapun kewenangan Lembaga Sertifikasi Profesi Koperasi dalam melakukan Asesmen/Uji Kompetensi dan Sertifikasi berdasarkan Surat Keputusan Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Nomor KEP.225/BNSP/IV/2012 tanggal 18 April 2012 dengan Nomor Lisensi BNSP-LSP-080-ID.

METODOLOGI – MATERI DAN JADWAL
A.  KUALIFIKASI MANAJER/KEPALA CABANG
Materi Diklat yang diberikan mengacu pada SKKNI – KJK, akan disampaikan sesuai dengan jumlah Jam Pelajaran, disingkat JPL (setara 45 menit/JPL) dengan metodologi :
1.  ALP - Adult Learning Principle, yaitu mendorong peserta Diklat untuk terlibat secara aktif;
2.   Self Study (melalui Modul);
3.   Presentasi Audio Visual;
4.   Diskusi Berkelompok; dan
5.   Praktek.

Adapun Materi Utama Diklat terdiri dari 11 Judul Unit Kompetensi sebagai berikut :
1. Melakukan Prinsip-prinsip Pengelolaan Organisasi dan Manajemen KJK/KJKS
2.   Menyusun Perencanaan Strategis
3.   Memberikan Motivasi
4.   Melaksanakan Pengendalian Intern
5.   Melakukan Kontrak Pinjaman/Pembiayaan dan Pengikatan Agunan
6.   Menilai Tingkat Kesehatan KJK/KJKS
7.   Menganalisis  Program  Kerja  dan  Rencana  Anggaran  Pendapatan  dan  Biaya
8.   Mengamankan Aset dan Infrastruktur
9.   Melakukan Kemitraan
10. Melakukan Negosiasi
11. Menyajikan Presentasi

Terdapat juga Materi Tambahan Diklat yang terdiri dari :
1.   Orientasi
2.   Pembekalan Pengakuan Kompetensi Terkini/TAA
3.   Materi Khusus/Tambahan Kompetensi - dari unsur Praktisi Profesional

Jadwal Diklat akan menyesuaikan kondisi yang ada, baik dari Penyelenggara maupun Peserta yang sifatnya “TENTATIVE”, secara umum diselenggarakan pada minggu ke-2 dan ke-3 di setiap bulannya sepanjang jumlah peserta memenuhi jumlah minimal. Secara keseluruhan Materi Utama Diklat akan memerlukan 44 JPL yang ditempuh dalam waktu 4 (empat) hari untuk Teori maupun Praktek. Setelah penyelenggaraan Diklat tersebut, setiap peserta dipandu dan didampingi sejak awal hingga selesainya Asesmen/Uji Kompetensi yang pelaksanaannya berlangsung dalam 1 (satu) hari.

Tambahan Catatan : Bahwa Diklat Kualifikasi Manajer/Kepala Cabang ini selain secara klasikal dapat juga diselenggarakan di tempat kerja peserta, dalam hal ini minimal 2 peserta di wilayah Kota Semarang, dan 4 peserta di luar wilayah Kota Semarang. Sedangkan pelaksanaan Asesmen/Uji Kompetensinya mengikuti Jadwal Asesmen/Uji Kompetensi dari LSP Koperasi.

B.  KUALIFIKASI FASILITATOR
Metodologi dan materi yang digunakan sama dengan kualifikasi Manajer/Kepala Cabang dengan beberapa penyesuaian Jam Pelajaran, ditambah 2 (dua) materi kompetensi, yaitu CBT (Competency Based Training) dan CBA (Competency Based Assessment) sehingga berjumlah 50 jam pelajaran. Asesmen/Uji Kompetensi dilaksanakan berdasarkan minat Peserta/Asesi baik dengan Skema Klaster maupun Kualifikasi Kompetensi, dalam hal ini minimal 2 Unit Kompetensi (Klaster) dan Maksimal 11 Unit Kompetensi (Kualifikasi).

C.  KUALIFIKASI JURU SURVEY, JURU TAGIH, JURU BUKU DAN KASIR
Metodologi yang digunakan lebih ditekankan ALP, Presentasi Audio Visual, dan Simulasi, dengan materi mengacu pada SKKNI-KJK sesuai kualifikasi masing-masing ditambah dengan Praktek Kerja Lapangan yang akan ditempuh dalam waktu 1 hari teori, 1 hari simulasi, dan 1 hari praktek sehingga membutuhkan 3 hari untuk setiap kualifikasinya.
Setiap calon peserta akan diseleksi terlebih dahulu sesuai dengan metode seleksi penerimaan karyawan baru, mulai dari sikap, ketrampilan/keahlian, dan pengetahuannya terkait dengan kualifikasi yang diminati. Bagi calon peserta pria lebih diarahkan untuk Juru Survey dan Juru Tagih, sedangkan calon peserta wanita lebih diarahkan untuk Juru Buku dan Kasir. Setiap peserta mendapatkan tambahan materi Kualifikasi Customer Services dan Sertifikat Diklatnya diberikan setelah minimal bekerja 3 bulan.

D.  SPESIALIS PENGELOLA GADAI SYARIAH
Metodologi yang digunakan lebih ditekankan ALP, Presentasi Audio Visual, dan Simulasi, dengan materi mengacu pada SKKNI-KJK pada Unit Kompetensi : Melakukan Kontrak Pinjaman/Pembiayaan dan Pengikatan Agunan, dengan Kode Unit Kompetensi : KJK.SP02.014.01, ditambah dengan Praktek Kerja Lapangan/Pemagangan, yang akan ditempuh dalam waktu 4 hari teori, 3 hari magang, dan 6 hari pendampingan praktek di tempat kerja peserta, sehingga secara keseluruhan membutuhkan maksimal 12 hari.

PAKET INVESTASI DAN FASILITAS DIKLAT
A.  Paket Semi Fullboard Kualifikasi Manajer/Kepala Cabang
Investasi setiap peserta adalah sebesar Rp3.500.000,- (tiga juta lima ratus ribu rupiah) untuk minimal 20 peserta per kelas. Setiap kelas berjumlah maksimal 30 peserta dengan maksimal 3 kelas paralel. Investasi tersebut akan dipergunakan untuk Diklat (butir 1-7) senilai Rp1.100.000,- (satu juta seratus ribu rupiah); Asesmen/Uji Kompetensi (butir 8) senilai Rp1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah); dan Akomodasi (butir 9-14) maksimal senilai Rp900.000,- (sembilan ratus ribu rupiah), yang kesemuanya diuraikan sebagai berikut :
1.   Pembekalan maksimal 1 bulan sebelum pelaksanaan Diklat yang setara 8 JPL;
2.   Honorarium Fasilitator Kompetensi dan Lembaga;
3. Modul Diklat Profesi Berbasis Kompetensi yang terdiri dari 11 Modul (diberikan saat pelaksanaan pembekalan - syarat dan ketentuan berlaku);
4.  Training Kit, berupa Tas Jinjing, Blocknote, Alat tulis lengkap (pena, pensil, peraut, penghapus, penggaris), Map Business File, ID Card+Holder  (diberikan saat pelaksanaan pembekalan - syarat dan ketentuan berlaku);
5.   Sertifikat mengikuti Diklat;
6.  Full Services dalam membimbing, memandu, dan mendampingi sejak pembekalan Diklat hingga selesainya pelaksanaan Asesmen/Uji Kompetensi.
7.  Dana Pembinaan dan Penyuluhan Koperasi sebesari 10% dari investasi Diklat, yaitu senilai Rp110.000,- (seratus sepuluh ribu rupiah).
8. Asesmen/Uji Kompetensi oleh LSP Koperasi termasuk Sertifikat Kompetensi dari BNSP - syarat dan ketentuan berlaku (Senilai Rp1.500.000,- akan dikembalikan jika tidak mengikuti Asesmen/Uji);
9.   Makan Siang, Coffee Break Pagi dan Sore (saat pembekalan dan selama Diklat).
10. Tempat pelaksanaan pembekalan maupun Diklat dan Asesmen/Uji Kompetensi yang nyaman sesuai standar kebutuhan penyelenggaraan Diklat (Ruang dengan suhu ruangan cukup/Ber-AC, Kursi dan Meja yang cukup - 2 kali jumlah peserta (khusus untuk kebutuhan Uji Tulis), LCD Proyektor dan Layarnya; Sound System, Papan tulis dan penunjuk waktu).
11. Fasilitas Penginapan Lembaga (1 kamar untuk 2 orang) selama proses Diklat dan Asesmen/Uji Kompetensi berlangsung berikut Akomodasinya sesuai jumlah Petugas dan Pendamping yang ada.
12. Fasilitas Penginapan Peserta untuk satu malam, yaitu saat pelaksanaan Asesmen/Uji Kompetensi.
13. Fasilitas Penginapan LSP Koperasi (1 kamar untuk 2 orang) untuk satu malam, yaitu saat pelaksanaan Asesmen/Uji Kompetensi berikut Akomodasinya sesuai jumlah Petugas dan Asesor yang ada.
14. Makan Malam, Makan Pagi, dan Makan Siang serta Coffee Break Pagi dan Sore (selama Asesmen/Uji Kompetensi);

B.  Paket Investasi Minimum Kualifikasi Manajer/Kepala Cabang
Investasi Diklat setiap peserta adalah sebesar Rp2.600.000,- (dua juta enam ratus ribu rupiah) tanpa ada investasi Akomodasi dengan kondisi seperti pada Paket yang pertama tanpa fasilitas akomodasi dan tempat untuk pelaksanaan Diklat maupun Asesmen/Uji Kompetensi seperti yang tercantum dalam butir 9 hingga 14 di atas.
Paket ini mempersyaratkan adanya salah satu peserta atau KJK atau dari unsur Regulator tempat asal peserta Diklat yang bersedia menjadi perwakilan koordinator penyelenggara Diklat, dimana sebelumnya telah mengajukan permohonan penyelenggaraan Diklat kepada LDP KOPERASI “KU” selambatnya 2 minggu sebelum jadwal Diklat yang dikehendaki. Adapun syarat dan ketentuan sebagai perwakilan koordinator penyelenggara Diklat adalah sebagai berikut :
1.  Mampu memenuhi ketentuan butir 9 hingga 14 dalam Investasi Diklat Semi Fullboard.
2. Mampu mengkoordinir keseluruhan peserta khususnya dalam pemberkasan persyaratan Diklat dan Asesmen/Uji Kompetensi.

C.  Paket Customization
Dalam paket customization ini, besaran biaya Diklat disesuaikan dengan kebutuhan tanpa mengurangi kualitas penyelenggaraan Diklat, seperti penyelenggaraan Diklat Profesi untuk Kualifikasi Fasilitator (Training of Trainer), Juru Survey, Juru Tagih, Juru Buku dan Kasir, termasuk Spesialis Pengelola Gadai Syariah. Calon peserta Diklat atau KJK yang menginginkan paket ini dapat menghubungi langsung Sekretariat melalui telepon (024)70013333 dan fax (024)86457333; atau melalui sms ke : 081229027889; atau melalui email : ldpkoperasiku@gmail.com selambatnya 2 minggu sebelum penyelenggaraan Diklat yang diinginkan.

PEMBAYARAN INVESTASI DIKLAT
Pembayaran dilakukan melalui setoran/transfer ke Rekening di Bank Mandiri Cabang Bangkong Plaza Semarang atas nama Lembaga Kemasyarakatan Kusuma Utama, Nomor Rekening 135-00-1011742-0 dengan menyebutkan Nama Calon Peserta (bila lebih dari satu peserta dalam satu instansi yang sama, cukup sebutkan nama instansi saja) dan Kualifikasi yang diinginkan pada kolom berita, juga kirim konfirmasi setoran/transfer kepada Sekretariat melalui SMS ke nomor (024)70013333 atau 081229027889 atau fax (024)86457333. Adapun minimal pembayaran Investasi Diklat pertama (DP) senilai Rp1.000.000,- (satu juta rupiah) per peserta (khusus Kualifikasi Manajer/Kepala Cabang dan Fasilitator).

PENGALAMAN DAN PROGRAM KERJA 2013
Pengalaman pertama dilakukan oleh Direktur LDP KUSUMA “KU” dalam membimbing dan memandu peserta Uji Kompetensi dari KOSPIN JASA di Kantor Pusat Pekalongan, dimana dilakukan diluar jadwal Pelatihan yang ketika itu diselenggarakan oleh Lembaga Bhakti Pendidikan Profesi pada minggu ke-3 September 2012, berkat dukungan usaha peserta yang maksimal, menghasilkan 100% (keseluruhan peserta) direkomendasikan Kompeten. Pengalaman kedua dilakukan pada peserta Uji Kompetensi dari KSP NASARI di Semarang pada minggu ke-4 September 2012, juga dilakukan diluar jadwal Pelatihan dan ditambah kerjasama peserta yang optimal, menghasilkan lebih dari 90% direkomendasikan Kompeten.
Pengalaman ketiga dilakukan pada peserta dari USP KSU PERWIRA SEJAHTERA di Banyumas yang mengikuti Pelatihan dan Uji Kompetensi pada tanggal 6 – 10 Nopember 2012, dimana pembimbingan peserta yang setara 12 JPL, dilakukan sebulan sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh pendidikan peserta kebanyakan masih setingkat SLTA. Namun demikian berkat pembimbingan yang dilakukan lebih bersifat memandu peserta secara intensif dan berkat usaha serta kerjasama yang baik dari para peserta dan pengurus koperasinya, menghasilkan lebih dari 90% peserta Uji Kompetensi direkomendasikan Kompeten oleh LSP Koperasi.
Pengalaman lainnya selaku Fasilitator dalam kegiatan Pelatihan Manajemen KJK/Diklat Profesi KJK Berbasis Kompetensi, para Fasilitator yang terdaftar di LDP KOPERASI “KU” juga sudah memiliki pengalaman yang lebih dari cukup dan lebih bersahabat sehingga dapat menciptakan rasa nyaman dan kedekatan terdapat setiap peserta yang akan memudahkan dalam berkomunikasi dua arah. Hal ini dipandang sebagai salah satu faktor sukses penyelenggaraan Diklat Profesi sehingga saat Uji Kompetensi diharapkan masing-masing peserta sudah siap lebih matang dan mudah dalam menjalaninya mengingat sesungguhnya para peserta sudah melakukan semua Unit Kompetensi tersebut dalam kegiatan sehari-hari. Hal ini juga sesuai tag line dari LSP Koperasi, yaitu “Mudah-Murah-Kompeten”.
Pengalaman kerja LDP KOPERASI "KU" pertama kali melaksanakan Diklat Profesi KJK Kualifikasi Manajer/Kepala Cabang di Tempat Kerja KSP BHAKTI GUNA USAHA di Semarang dengan 2 peserta dari tanggal 22-26 April 2013 dan tanggal 27 April 2013 dilakukan Asesmen/Uji Kompetensi di Hotel Pose In Surakarta dengan hasil dinyatakan Kompeten. Kedua dilakukan Diklat Profesi KJK Kualifikasi Manajer/Kepala Cabang bagi KSP/USP, Kospin, dan KJKS BMT se-Kabupaten Kendal dengan 28 peserta atas kerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kendal serta ASKOSINDO Kabupaten Kendal, yaitu pada hari Sabtu dan Minggu, mulai tanggal 1-9 Juni 2013 dan tanggal 15-16 Juni 2013 dilaksanakan Asesmen/Uji Kompetensi dengan pencapaian Kompenten atas setiap Unit Kompetensinya lebih dari 98%. Keseluruhan pelaksanaan di Hotel Grand Anugerah Kendal. Kegiatan Ketiga adalah Diklat Profesi KJK Kualifikasi Manajer/Kepala Cabang Angkatan Kedua dari KSP BHAKTI GUNA SEJAHTERA dengan dua peserta yang diselenggarakan tanggal 10-13 Juni 2013, dan tanggal 15-16 Juni mengikuti Asesmen/Uji Kompetensi bersama-sama peserta dari Kendal dengan hasil keduanya dinyatakan Kompeten. Dan Keempat dilaksanakannya Diklat Profesi KJK Kualifikasi Manajer/Kepala Cabang bagi KSP/USP, Kospin, Kopdit, dan KJKS BMT se-Kabupaten Karanganyar dengan 30-an peserta atas kerjasama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Karanganyar, mulai tanggal 1-4 Juli 2013 dan dilanjutkan Asesmen/Uji Kompetensi tanggal 5 Juli 2013 dengan pencapaian Kompeten untuk setiap Unit Kompetensinya lebih dari 94%. Keseluruhan pelaksanaannya di Hotel Jawa Dwipa Jl. Solo-Tawangmangu Km.34 Karanganyar.
Dalam program kerja tahun 2013 ini, kami akan menyelenggarakan Diklat Profesi untuk kualifikasi Manajer/Kepala Cabang (Level VI) KSP/USP bagi 300 peserta (10 – 15 Kelas) yang dilanjutkan dengan dipandunya peserta untuk mengikuti Uji Kompetensi. Selain itu kami juga menyelenggarakan Diklat Profesi untuk Kualifikasi Juru Survey, Juru Tagih, Juru Buku, dan Kasir (Level II dan III) bagi 60 peserta, namun belum dipandu untuk mengikuti Uji Kompetensi. Penyelenggaraan Diklat untuk Level II dan III tersebut diorientasikan bagi Calon Karyawan KSP/USP, disamping juga pelaksanaan Diklat Profesi Spesialis Pengelola Gadai Syariah bagi 20 peserta.

PENUTUP
Kegiatan Diklat Profesi KJK Berbasis Kompetensi ini diharapkan dapat memenuhi target percepatan peningkatan kualitas dan kompetensi SDM pengelola KJK serta penyebarannya di seluruh Indonesia, agar dapat memberikan kontribusi pada peningkatan kepercayaan anggota, masyarakat dan pihak-pihak terkait hingga pada akhirnya KJK dapat bersaing di era globalisasi dan mempunyai keunggulan kompetitif. Harapan tersebut kiranya hanya akan dapat tercapai apabila semua pihak terkait (stakeholders) mempunyai kesadaran (awareness) meningkatan kualitas SDM pengelola KJK sesuai standar kompetensi kerja dan profesional serta ikut terlibat secara aktif didalamnya agar daya saing nasional dapat terus ditingkatkan pula.
Kegiatan ini terselenggara secara swadana dan sudah menjadi suatu kebutuhan bagi seluruh Gerakan Koperasi sesuai dengan amanat Undang-Undang RI No.17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian, khususnya KJK dalam rangka mendorong percepatan Sertifikasi Kompetensi bagi SDM pengelola KJK tanpa harus selalu mengandalkan dana dari Pemerintah baik melalui APBN maupun APBD.
Pada akhirnya, semoga LDP KOPERASI “KU” dengan segala kemampuan yang ada, dapat ikut serta menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas SDM khususnya di KJK serta menjadi Lembaga Diklat Profesi yang dipercaya baik dalam lingkup Gerakan Koperasi maupun masyarakat secara luas.

Semarang,       Agustus 2013
LDP KOPERASI “KU”



Hendra Kusuma, SSos,MM.
Direktur

1 komentar:

  1. Catatan : Bahwa yang dimaksud Akomodasi khusus bagi LDP KOPERASI "KU" dan LSP Koperasi selain fasilitas penginapan, termasuk konsumsi dan transportnya. Biaya Akomodasi sebesar Rp900.000,- itu untuk fasilitas yang standar di Semarang. Sangat dimungkinkan terjadi perbedaan besaran Biaya Akomodasi menyesuaikan daerah tempat penyelenggaraan Diklat Profesi maupun Asesmen/Uji Kompetensinya. Biaya yang paling variatif besarannya adalah Biaya Transport yang mengacu pada daerah asal, yakni Kota Semarang menuju tempat lokasi penyelenggaraan. Sepanjang Pulau Jawa masih mampu dilakukan dengan transportasi darat, kecuali bila penyelenggaraan di luar Pulau Jawa yang memerlukan transportasi udara, dimana hal ini sangat berpengaruh pada besaran biaya transportnya.

    BalasHapus